Welcome

Minggu, 23 Mei 2010

Biografi Imam Bukhori

IMAM BUKHORY ( th 194 H. – th 252 H. = th 810 M. – th 870 M. )

Nama dan tempat kelahirannya
Abu ‘abdillah Muhammad bin Ismail bin Ibrohim bin Al Mughiroh bin Bardizbah, adalah ulama’ hadist yang sangat Masyhur, kelahiran Bukhoro, yaitu suatu kota di Uzbekistan, wilayah Uni Sovyet, yang merupakan simpang jalan antara Rusia, Persia, Hindia dan Tiongkok. Beliau lebih terkenal denagan nama Bukhory ( putra daerah Bukhoro ). Beliau di lahirkan setelah selesai Sholat Jum’at, pada tanggal 13 bulan Syawal, th 194 H. (810 M.). Seorang Muhadditsin yang jarang tandingannya ini adalah orang yang sangat Wara’, sedikit makan, banyak membaca Al Qur’an, baik siang maupun malam, serta gemar berbuat kebajikan kepada murid2nya. Nenek moyang beliau yang bernama Al Mughiroh bin Bardizbah, konon adalah seorang Majusi yang kemudian menyatakan keislamannya dihadapan Walikota yang bernama Al Yaman bin Ahnas Al Ju’fy, yang karena inilah beliau dinasabkan dengan Al Ju’fy atas dasar Wala-ul Islam.


perhatiannya terhadap ilmu hadits
Sejak berumur kurang lebih 10 tahun, sudah mempunyai perhatian dalam ilmu2 hadits, bahkan sudah mempunyai hafalan hadits yang tdk sedikit jumlahnya. Beliau kenegeri Syam, Mesir, Jazirah sampai dua kali, ke Basrah empat kali, ke Hijaz bermukim 6 tahun dan pergi ke Bagdad bersama2 para ahli hadits yang lain, sampai berkali2. Pada suatu ketika, beliau pergi ke bagdad. Para Ulama’ hadist di Bagdad bersepakat menguji ulama’ muda yang mulai menanjak namanya. Ulama’ hadist tersebut terdiri dari 10 orang yang masing2 akan mengutarakan 10hadist kepada beliau, yang sudah ditukar2 sanad dan matannya. Imam Bukhori di undang pada suatu pertemuan umum yang di hadiri juga olehMuhaddisin dari dalam dan luar kota, bahkan di undang juga Ulama’ dari Khurosan.
Satu demi satu dari 10 ulama’ hadist tersebut menanyakan 10 hadist yang telah mereka persiapkan. Jawaban beliau terhadap setiap hadistyang dikemukakan oleh penanya pertama adalah saya tidak mengetahuinya.
Demikianlah selesai penanya pertama, majulah penanya kedua, dengan satu persatu dikemukakan hadist yang sudah di persiapkan, dan seterusnya sampai selesai penanya yang ke 10 dengan hadist2nya sekali, jawabnya pun saya tdk mengetahuinya. Tetapi setelah beliau mengetahui gelagat mereka yang bermaksud mengujinya, lalu beliau menerangkan dengan membenarkan dan mengembalikan sanad2nya pada matan yang sebenarnya satu persatu sampai selesai semuanya.
Para Ulama’ yang hadir tercengang dan terpaksa harus mengakui kepandaiannya, ketelitiannya dan hafalannya dalam ilmu hadist.

Guru - guru dan murid – muridnya
Beliau telah memperoleh hadist dari beberapa hafidz, antara lain Maky bin Ibrahim, Abdulloh bin Usman al- Warwazy, Abdulloh bin Musa al- Abbasy, Abu ‘Ashim As Syaibany dan Muhammad bin Abdulloh Al- Anshory.
Ulama’2 besar yang telah pernah mengambil hadist dari beliau , antara lain: Imam Muslim, Abu Zur’ah, At- Turmudzi, Ibnu khuzaimah dan An- Nasa’i.

Karya – karyanya
Karya – karya beliau sangat banyak sekali, antara lain:

1. Jami’us – Shohih.
Yakni kumpulan hadist2 yang beliau persiapkan selama 16 tahun lamanya. Beliau sangat berhati2 dalam menuliskan tiap hadist pada kitab ini, ternyata setiap hendak mencantumkan dalam kitabnya, beliau terlebih dahili mandi dan sholat Istikhoro, minta petunjuk baik kepada Alloh, tentang hadist yang akan di tulisnya. Ini bukanlah satu2nya cara untuk menentukan ke Shohihan hadist secara Ilmiah, namun lebih dari itu, seluruh Ulama’ Islam di seluruh penjuru dunia, setelah mengadakan penelitian sanad2nya mengakui, bahwa seluruh sanadnya adalah Tsiqoh, walaupun ada beberapa buah saja yang di dakwah lemah sanadnya, namun tidak terlalu lemah sekali.
Kitab tersebut berisikan hadist2 Shohih semuanya, berdasarkan pengakuan beliau sendiri,ujarnya: “ Saya tdk memasukkan dalam kitabku ini kecuali Shohih semuanya.” Jumlah hadist yang dituliskan dalam kitab jami’nya, sebanyak 6.397 buah, dengan yang terulang2, belum yang dihitung yang Muallaq dan Muttabi’. Yang Muallaq sejumlah 1.341 buah, dan yang Muttabi’ sebanyak 384 buah ( ini Khilaf ), jadi seluruhnya berjumlah 8.122 buah, di luar yang Maqthu’ dan Mauquf. Sedang jumlah yang tulen saja, yakni tanpa yang berulang, tanpa Muallaq dan Muttabi’ 2.513 buah.
Kitab ini merupakan seShohih-shohih kitab hadist setelah Al Qur’an
2. Qadlayas shahabah wattabi’in
3. At- Tarikhu’l-Kabir
4. At-Tarikhu’l Ausath
5. Al-‘Adabu’l-Munfarid
6. Birrul Walidain

Tanggal Wafatnya
Beliau wafat pada malam sabtu selesai Sholat Isaya’, tepat pada malam Idul Fitri tahun
252 H. ( 870 M. ), dan dikebumikan sehabis Sholat Dhuhur di Khirtank, suatu kampung yang tidak jauh dari Samarkand.

RIWAYAT SINGKAT IMAM BUKHORI
• IMAM BUKHORI adalah seorang ulama’ besar yang dilahirkan di daerah Bukhoro’ pada malam jumat/hari jumat tanggal 13 bulan syawal tahun 194 hijriyah.Beliau mempunyai nama asli MUHAMMAD BIN ISMAIL dengan nama julukan ABU ABDILLAH.
• Pada masa kecil beliau dalam keadaan buta matanya,ibunya adlah seorang perempuan yang mustajab do’anya,Ibunya selalu berdo’a kepada allah agar putranya (IMAM BKHORI) diberi kesembuhan dalam penglihatannya ,Pada suatu malam ibunya bermimpi melihat NABI IBROHIM ALLAIHIS SALAM.Dalam impiannya Nabi Ibrohim berkata :”Wahai seorang perempuan alllah telah mengembalikan penglihatan anakmu karena banyaknya do’amu pada allah”kemudian pada pagi harinya IMAM BUKHORI bisa melihat.
• Pada masa kecilnya IMAM BUKHORI telah hafal al-quran dan beberapa ribu hadist sebelum dewasa beliau mencari ilmu di beberapa negara,seperti:Khurosan,Irak,Hijaz,Mesir dan Syam.Beliau mempunyai guru yang sangat banyak yaitu +/- 1080 ulama’ semua guru beliau adalah para ahli hadist yang mana semuannya mengatakan hadist yang artinya bahwasannya Imam itu ucapan dan perbuatan,kadang-kadang tambah kadang-kadang kurang.Setelah beliau matang dalam ilmunya,beliau bisa membedakan diantara hadist yang shohih gengan hadist yang tidak shohih, hadist yang mustahil dan hadist yang tidak mustahil, sehingga belia terkenal adlah ulama’yang jenius, ahli ibadah dan ahli berdo’a, Dalam riwaayat di terangkan beliau membaca kitab hanya sekali baca, dan seteleh beliau ulangi denga secara hafalan beliau bisa mengulanginya secara sempurna tidak ada satu huruf pun yang tidak terbaca (masya allah....). Dalam riwayat diterangkan pada bulan romadhon setelah sholat tarowih beliau sholat sunnah lagi dengan membaca Al-quran hingga sepertiganya Al-quran (setiap malam), Dan beliau adalah seorang ulama’ yang mustajab do’anya.
• IMAM BHOKHORI menggunakan dan menghabiskan seluruh hidupnya untuk kepentingan agama islam dan urusan ibadah kepeda allah. Beliau menghimpun sebuah kitab yang berisi 600.000 hadist pilihan dalam jangka waktu 16 tahun (saking mutuwariknya beliau membutuhkan waktu yang lama dalam menghimpun hadist-hadist tersebut) Dari 600.000 hadist tersebut da teliti lagi sehingga tinggal 7.275 yang di masukkan dalam AL-JAMII’US SHOHIH saking hati-hatinya beliau setiap akan menuliskan satu hadist dalam kitap, beliau madi junub dan sholat sunnah 2 roka’at, dari 7.275 hadist tersebut sebenarnya banyak yang di ulang-ulang, ada yang satu hadist diulang-ulang sehingga dua atau tiga kali. Umpama diteliti lagi dan pengulangan-pengulangan hadist tersebut dianggap satu, maka hadust yang terdapat pada AL-JAMII’US SHOHIH sebenarnya adalah 4000 hadist.

Tidak ada komentar:

  © Free Blogger Templates Spain by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP